NADIKABAR.COM — Para pejabat kesehatan di Republik Demokratik Kongo telah meluncurkan uji coba vaksin Ebola baru untuk membendung epidemi yang menyebar dengan cepat, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat.
Peserta pertama dalam uji coba vaksin baru yang diberi nama "Tumaini", yang dalam bahasa Swahili berarti "harapan", telah menerima vaksin di Bunia, ibu kota provinsi Ituri, menurut kantor regional WHO untuk Afrika.
WHO menyebut peluncuran itu sebagai "langkah besar dalam perjuangan melawan penyakit Ebola yang disebabkan oleh varian virus Bundibugyo," yang kini menyebar dengan cepat melintasi batas wilayah.
Uji coba itu akan mengevaluasi kandidat vaksin untuk melawan varian Ebola yang disebabkan oleh virus Bundibugyo, dengan menyasar orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan kasus yang telah terkonfirmasi.
Hingga saat ini, belum ada vaksin yang disetujui untuk varian virus Bundibugyo, yang pertama kali dilaporkan muncul di Kongo pada Mei.