"Larangan (untuk menyerang kilang minyak) telah dicabut. Kami tidak akan menahan diri lagi," kata Zelensky dalam wawancara tersebut, seperti dilansir AFP.

Kementerian Pertahanan Rusia, dalam pernyataannya, menuduh Ukraina menargetkan kilang minyak di Ryazan, yang berjarak sekitar 180 kilometer sebelah selatan Moskow. Serangan pada Kamis (15/10) dini hari itu dilaporkan memicu kebakaran.

"Kebakaran terjadi setelah puing-puing drone jatuh di area kilang minyak tersebut," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.

Gubernur Ryazan, Pavel Malkov, mengonfirmasi terjadi kebakaran di kompleks kilang minyak tersebut, namun mengatakan tidak ada korban jiwa akibat serangan yang disebutnya sebagai "serangan besar-besaran" itu.