NADIKABAR.COM — Tokoh konservasi mangrove dari Desa Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, Umar Pasandre menerima BIA Award dari Burung Indonesia atas dedikasinya menjaga kelestarian ekosistem mangrove selama lebih dari 20 tahun.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Merayakan Keragaman Burung Indonesia yang diselenggarakan Burung Indonesia berkolaborasi dengan Biodiversitas Gorontalo (BIOTA) dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kampus I Universitas Negeri Gorontalo, Sabtu (24/10), tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Bulalo Limutu yang digelar oleh Limutu Ecologe, meliputi Youth Bootcamp dan penganugerahan BIA Award 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya Umar bersama kelompok konservasi Padakauang dalam menjaga lingkungan pesisir di Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato.

Communication & Institutional Development Manager Burung Indonesia Muhammad Meisa mengatakan BIA Award merupakan bentuk apresiasi kepada individu maupun kelompok yang berkontribusi dalam kegiatan konservasi di berbagai wilayah Indonesia.

"Harapannya, dengan kehadiran Pak Umar hari ini dan penyematan penghargaan ini, dapat menjadi inspirasi bagi teman-teman semua," kata Meisa.