WHO mencatat Indonesia termasuk negara dengan beban TB cukup tinggi di dunia dan menyumbang sekitar 10 persen kasus global pada 2024.

Menurutnya, Fakultas Kedokteran dapat menjadi leading sector. Fakultas Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Ekonomi, Teknik, dan disiplin ilmu lainnya dapat ikut mendukung sesuai bidang keahlian.

β€œKita harus berbasis data. Apakah faktor utama TB di suatu wilayah murni kesehatan, lingkungan, atau genetik. Inilah wujud nyata UMI sebagai kampus berdampak yang hadir memberi solusi bagi bangsa," katanya.