NADIKABAR.COM — Produk hilirisasi perikanan unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, resmi menembus pasar Afrika melalui kerja sama ekspor antara PT Ganiya Bogatama dan perusahaan asal Kamerun, Aqua Conv S.A.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menjelaskan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) telah dilakukan dalam ajang The 2nd Indonesia-Cameroon Business Forum yang menjadi bagian dari rangkaian 41st Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

"Kami bersyukur dalam gelaran Trade Expo ini sudah banyak UMKM Kaltim yang bisa bertransaksi dengan pihak luar. Di stan Kaltim, sudah banyak yang membangun komunikasi dengan calon pembeli, baik ditindaklanjuti dengan Letter of Intent (LoI) maupun evaluasi penyempurnakan produk," kata Sri Wahyuni dalam keterangan di Samarinda, Sabtu.

Sri menyebutkan produk perikanan yang menjadi komoditas unggulan Kutai Kartanegara meliputi abon ikan gabus, tuna, dan nila, camilan berbahan ikan, makanan olahan beku (frozen food), hingga ikan asin kemasan vakum.

PT Ganiya Bogatama selaku produsen lokal, saat ini mengolah sedikitnya 35 produk inovasi perikanan yang telah mengantongi standardisasi mutu internasional, termasuk Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) serta jaminan sertifikasi Halal dan Good Manufacturing Practices (GMP).