Ia berharap kerja sama tersebut dapat dikembangkan melalui pembelajaran bersama, penelitian kolaboratif, pertukaran pengetahuan, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan akademik yang mengangkat isu biodiversitas dan keberlanjutan.
Indonesia dan Filipina yang berada di kawasan Asia Tenggara memiliki kekayaan biodiversitas serta beragam persoalan lingkungan yang dapat menjadi ruang pembelajaran dan penelitian bersama. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkaya pengalaman akademik sekaligus mendorong pengembangan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kerja sama tersebut, UMPR dan Davao Central College diharapkan dapat merealisasikan berbagai program lanjutan, antara lain pertukaran akademik, penelitian bersama, kegiatan mahasiswa, pembelajaran kolaboratif, dan pengabdian kepada masyarakat.
"Penandatanganan MoU, MoA, dan IA ini menjadi bagian dari upaya UMPR memperluas jejaring akademik di kawasan Asia Tenggara sekaligus memperkuat kualitas pendidikan dan penelitian melalui kemitraan internasional yang berkelanjutan," kata Fathul.