"Kami tidak ingin datang dan pergi begitu saja. Puskesmas Pota adalah garda terdepan kesehatan masyarakat di sini. Apa yang kami bawa hari ini adalah titipan dari Kemendiktisaintek dan UMY untuk memperkuat layanan yang sudah ada. Semoga bermanfaat untuk warga Pota," ujarnya.

Tim juga menyiapkan edukasi kesehatan bagi masyarakat dan anak-anak sekolah. Laelia akan memberikan edukasi kesehatan gigi, termasuk cara menyikat gigi yang benar dan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak usia dini. Sementara itu, Sabtanti akan mendukung peningkatan literasi penggunaan obat secara tepat dan rasional.

Dukungan Kesehatan untuk Santri Ar Rahimiyah

Selain puskesmas, tim mengunjungi Pondok Pesantren Ar Rahimiyah Pota pada hari yang sama. Bantuan berupa paket darurat kesehatan disalurkan untuk mendukung kebutuhan dasar para santri, termasuk perlengkapan pertolongan pertama dan perawatan kesehatan.

Menurut Al Afik, pesantren memiliki peran penting dalam membangun ketangguhan masyarakat. Karena itu, keberlangsungan pendidikan santri perlu mendapat perhatian selama masa pemulihan pascabencana.