Selain peluang beasiswa, kedua pihak membahas kendala kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, terutama pemenuhan persyaratan skor IELTS atau TOEFL yang menjadi salah satu ketentuan seleksi beasiswa internasional.
Undana telah menjalankan kursus bahasa Inggris intensif di lingkungan kampus serta memperkuat pendampingan mahasiswa untuk meningkatkan kesiapan mereka mengikuti seleksi studi lanjut di luar negeri.
Sebagai tindak lanjut awal, kedua pihak berencana memperluas sosialisasi New Zealand Scholarships di lingkungan Undana serta menjajaki pelaksanaan konferensi daring dan program dosen tamu (guest lecture) bersama akademisi dari Selandia Baru.
Penjajakan tersebut diharapkan membuka akses lebih luas bagi dosen dan mahasiswa Undana terhadap jejaring akademik internasional, sekaligus memperkuat kerja sama pendidikan dan riset yang mendukung kebutuhan pembangunan NTT.