Saat ini, Undana sedang memfasilitasi penyelesaian administrasi dan visa tenaga pengajar guna memastikan keberlanjutan kegiatan pembelajaran tersebut.
Santri mengatakan program tersebut memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dan lulusan Undana, terutama dalam meningkatkan kemampuan komunikasi lintas bahasa yang dibutuhkan di dunia kerja.
Selain pembelajaran bahasa, kerja sama itu juga membuka kesempatan bagi dosen Undana untuk mengikuti kunjungan akademik ke China sebagai bagian dari pengembangan jejaring dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
"Ke depan, sesuai visi pimpinan, kami berkomitmen memperluas cakupan program ini agar manfaatnya dapat diakses oleh masyarakat umum di NTT," kata Santri.