Tim menggunakan baseline norma neurofisiologis dari 35 subjek di Bali sebagai salah satu acuan dalam pengembangan dan interpretasi data. Hal itu dilakukan agar sistem lebih sesuai dengan kondisi lokal.

Pengujian SI-Konseling Pro telah dilakukan di sejumlah sekolah mitra di Denpasar dan Singaraja. Tim mengumpulkan data baseline DASS-21 dari 400 siswa di delapan sekolah serta melakukan uji prepost test terhadap 65 siswa.

Suranata berharap sistem tersebut dapat terus dikembangkan dan digunakan lebih luas untuk memperkuat layanan BK sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi siswa.

"Harapannya, SI-Konseling Pro tidak berhenti sebagai prototipe, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata bagi sekolah," harap Suranata.