NADIKABAR.COM — Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meloloskan sebanyak 24 tim program kreativitas mahasiswa (PKM) yang siap berlaga di ajang puncak Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) Ke-39 tahun 2026.

Rektor Undip Prof.Suharnomo, di Semarang, Jumat, mengucapkan selamat dan memberikan semangat untuk tim PKM yang akan berlaga di ajang Pimnas Ke-39.

"Lolosnya 24 tim PKM Undip yang melaju pada ajang Pimnas Ke-39 menjadi bukti semangat kreativitas dan inovasi mahasiswa," katanya.

Pada ajang Pimnas tahun ini yang akan berlangsung pada 2–7 November mendatang, Undip berkesempatan menjadi tuan rumah.

"Kami berharap mereka mampu menampilkan karya terbaik, membawa nama baik Undip, serta menghadirkan gagasan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Penetapan tersebut diperoleh berdasarkan pengumuman resmi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Ia mengatakan seluruh tim telah melalui tahapan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) dan penilaian laporan akhir yang ketat.

"Capaian ini menempatkan Undip sebagai perguruan tinggi dengan kontingen delegasi terbanyak ke-3 nasional dalam daftar 10 besar perguruan tinggi dengan jumlah tim lolos terbanyak dan siap memperebutkan gelar juara nasional," katanya.

Pada tahun ini, ke-24 tim PKM Undip yang melaju ke Pimnas Ke-39 tersebar di berbagai bidang kompetisi PKM, yang terdiri dari 11 tim PKM Riset Eksakta (PKM-RE), lima tim PKM Karsa Cipta (PKM-KC), tiga tim PKM Kewirausahaan (PKM-K).

Kemudian, dua tim PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK), serta masing-masing satu tim untuk PKM Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT), PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM), dan PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH).

Berbagai gagasan dan karya solutif yang diusung oleh para mahasiswa Undip mencakup pengembangan teknologi kesehatan dan biomedis cerdas berbasis Edge AI, inovasi energi terbarukan, serta rekayasa material ramah lingkungan dari limbah.

Selanjutnya, optimalisasi sektor pertanian presisi dan ketahanan pangan, hingga solusi mitigasi bencana pesisir, penguatan ekonomi sirkular, dan pemberdayaan masyarakat inklusif.

Sementara itu, Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Undip Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto menyampaikan, 24 tim PKM yang lolos maju Pimnas merupakan hasil pembinaan, kerja keras mahasiswa, dan kolaborasi dosen pembimbing, serta seluruh sivitas akademika.

"Kami mendorong setiap tim untuk mempersiapkan diri secara maksimal dan menjadikan Pimnas sebagai ruang pembuktian kualitas inovasi mahasiswa," katanya.

Dengan persiapan intensif yang terus dilakukan melalui pendampingan komprehensif dan dukungan penuh lintas unit, Undip berharap seluruh tim dapat memaksimalkan potensi masing-masing untuk tampil terbaik.

Partisipasi dalam Pimnas Ke-39 tidak hanya menjadi ajang kompetisi ilmiah, tetapi juga momentum berharga bagi mahasiswa Undip untuk mematangkan kreativitas, keunggulan riset, dan inovasi solutif.