"Ketergantungan berlebih terhadap AI dapat membuat mahasiswa kehilangan proses berpikir kritis. Dalam berkarier, IPK saat ini hanya menempati porsi yang relatif kecil dibandingkan dengan era orang tua kita dahulu," ujarnya.

Pertanyaan saat ini bukan lagi mengacu pada apa yang ingin kita menjadi apa kelak, melainkan pada apa yang ingin kita ciptakan, kata Sagoro.

Melalui ketersediaan pembelajaran dengan Google Education sekaligus Google Workspace, Undira senantiasa berkomitmen untuk membangun rekam jejak edukasi terbaik bagi mahasiswa.

Namun, pemanfaatan teknologi itu harus tetap disertai kemampuan menguji informasi, melakukan eksperimen, berdiskusi serta mengembangkan pola berpikir kritis.

"Di sini, kalian juga dididik untuk tidak hanya mengonsumsi informasi, tetapi juga menguji dan bereksperimen untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis sehingga ke depannya kalian.dapat mempertanggungjawabkan hal yang telah dipelajari. Marilah kita tetap berdiskusi dan mengokohkan jiwa integritas dan profesionalisme. Selamat menimba ilmu, selamat sukses," ucapnya.