"Selama periode dua tahun 2024–2025, UNESCO mencatat 127 kasus pembunuhan jurnalis di negara-negara yang menghadapi konflik bersenjata, menyumbang 67 persen dari total kematian," tulis laporan tersebut.

Lebih lanjut, data yang tersedia menunjukkan 40 persen dari kematian ini diakibatkan oleh penggunaan drone.

Menurut UNESCO, sedikitnya 50 jurnalis gugur di enam negara akibat serangan drone sepanjang tahun 2024–2025.

Penerjemah: Asri Mayang Sari