Ia mengungkapkan teknologi deteksi objek memungkinkan berbagai objek dan aktivitas yang terlihat di perairan, untuk direkam dan diolah menjadi dataset.
βBerdasarkan deteksi objek, seperti warna air laut, binatang yang bergerak dan terlihat, aktivitas wisatawan dan lainnya, akan menghasilkan dataset yang bisa dikembangkan untuk penelitian klasifikasi sampai prediksi,β kata Hidayat.
Dataset yang dikumpulkan secara terus-menerus, menjadi bagian penting dalam pengembangan penelitian berbasis data.
Dengan tersedianya rekaman selama satu tahun, peneliti dapat menganalisis pola perubahan kondisi perairan dan objek yang terdeteksi dari waktu ke waktu.
Riset ini pun diharapkan memberikan basis data bagi pengelolaan wisata bahari yang lebih informatif.
Hidayat mengungkap data yang dihasilkan tidak hanya berguna untuk kepentingan penelitian, tetapi berpotensi menjadi bahan pendukung bagi pengelola dan pemangku kepentingan, dalam memantau kondisi perairan serta aktivitas wisata di Botubarani.