"Riset perlu menemukan jalan menuju masyarakat. Teknologi perlu menjawab kebutuhan industri. Inovasi juga harus mampu memberikan dampak yang dapat diukur bagi lingkungan dan kehidupan sosial," kata Asmi.

Oleh karena itu, penganugerahan InTechSEA tidak hanya menilai kebaruan teknologi atau novelty. Penilaian juga memberikan perhatian besar pada potensi implementasi, dampak sosial, keberlanjutan lingkungan, kesiapan hilirisasi, serta peluang inovasi untuk diadopsi oleh pengguna maupun dunia usaha.

InTechSEA menjadi bagian dari upaya Unhas memperkuat perannya sebagai center of excellence berbasis Benua Maritim Indonesia. Kampus ditempatkan bukan hanya sebagai produsen pengetahuan, tetapi juga sebagai penghubung tim redaksi inovator, pemerintah, industri, investor, komunitas, dan masyarakat.

InTechSEA Awards 2026 tidak hanya menghadirkan penghargaan nasional, namun juga mencakup apresiasi untuk level internasional. Kategori nasional InTechSEA meliputi CSR dan Pemberdayaan Masyarakat, Kebencanaan dan Resiliensi Iklim, Environment, serta Keanekaragaman Hayati.

"Spektrum inovasi yang dinilai sangat luas, mulai dari akuakultur cerdas, restorasi pesisir, ketahanan pangan, ekonomi hijau dan ekonomi biru, teknologi pendidikan, mitigasi bencana, transformasi energi, energi terbarukan, pengelolaan air dan limbah, strategi penurunan emisi, hingga konservasi keanekaragaman hayati," ungkap Asmi.

Pada level internasional, InTechSEA menghadirkan CSR International Awards bagi program inovatif dan berkelanjutan yang memiliki dampak luas serta memenuhi standar global. Penilaian untuk inovasi skala internasional ini memperhatikan penciptaan shared value, ISO 26000, UN Sustainable Development Goals (SDGs), serta mekanisme pelaporan ESG yang transparan.

Selain penghargaan tingkat nasional dan internasional, InTechSEA 2026 juga menghadirkan The Arsjad Rasjid Award for Sustainability Innovation. Ini merupakan penghargaan khusus bagi mahasiswa yang mampu melahirkan gagasan solutif, riset, maupun penerapan inovasi berbasis sains dan teknologi untuk menjawab tantangan keberlanjutan.

Kemudian, ada pula penghargaan untuk kategori GEDSI (Gender Equality, Disability, and Social Inclusion). Kategori ini merupakan special award bagi program yang secara nyata mengintegrasikan kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial.