NADIKABAR.COM β Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi (FBTI) Unika Atma Jaya memberdayakan kelompok tani di Kabupaten Bogor untuk mengembangkan budi daya jamur setelah mendapatkan hibah pengabdian kepada masyarakat pada 2026 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek.
Dosen FBTI sekaligus Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat Unika Atma Jaya Anastasia Tatik Hartanti mengatakan pihaknya menggandeng Kelompok Tani Asri Berseri di Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, sebagai mitra dalam kegiatan yang digelar sejak Mei 2026 itu.
βMelalui kegiatan ini, diharapkan mitra dapat diinisiasi menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dan orang sekitarnya serta membantu memberikan peluang bagi mahasiswa untuk melaksanakan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka,β kata Anatasia dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut utamanya bertujuan mendukung program pemerintah yang tercakup pada Sustainable Development Goals (SDGβs), yakni mengakhiri kemiskinan dan memastikan kesejahteraan bagi masyarakat pada 2030 melalui hasil riset para dosen dalam bidang fokus pangan.
Selain itu, pendampingan tersebut juga diharapkan mampu mendorong mitra kelompok tani menjadi terampil dalam budi daya jamur yang memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan pengabdian itu diawali dengan survei lokasi yang akan dijadikan rumah jamur, yang diberi nama Bumi Supa Seroja. Setelah itu, tim memberikan edukasi mengenai jamur yang dapat dikonsumsi serta cara budi daya jamur.
Para petani diperkenalkan dengan berbagai jenis jamur konsumsi (edible) yang memiliki nilai ekonomi tinggi, di antaranya jamur tiram dan jamur kuping, serta potensi pasarnya.
Selanjutnya, tim dan kelompok tani memulai proses budi daya jamur tiram dan jamur kuping di area produksi. Mitra juga terus didampingi dan dituntun secara daring, baik melalui chatting maupun panggilan video. Pendampingan dilakukan secara intensif guna memastikan pertumbuhan jamur berjalan optimal.
Anastasia pun berharap mitra kelompok tani mampu mengembangkan keterampilan budi daya jamur secara mandiri dan berkelanjutan melalui pendampingan yang diberikan oleh tim Unika Atma Jaya.
βProgram ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat, khususnya di Desa Ciomas Rahayu. Dengan memanfaatkan potensi lokal berbasis inovasi, diharapkan peningkatan kapasitas ini dapat membuka peluang usaha baru dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan ekonomi mitra tani,β ungkap Anastasia.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) FBTI Unika Atma Jaya yang terlibat dalam program itu terdiri dari dosen dan mahasiswa, antara lain Anastasia Tatik Hartanti, Yasinta Ratna Esti Wulandari, Meda Canti, Dennis Frederick Kwo, Delbert Lee Muliawan.