NADIKABAR.COM — Jakarta, Indonesia, (ANTARA/PRNewswire)- Sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi, Unit Usaha Syariah (UUS) OCBC terus memperkuat kapabilitas wealth management berbasis syariah. Upaya ini diwujudkan melalui peningkatan aksesibilitas layanan untuk pertumbuhan aset dan penyaluran nilai kebaikan kepada masyarakat.
Riset Financial Fitness Index (FFI) 2026 yang dilakukan OCBC bersama NielsenIQ menunjukkan bahwa kepemilikan emas digital telah mencapai 4% dan terus menunjukkan pertumbuhan, di tengah kecenderungan penurunan kepemilikan emas fisik. Emas menjadi salah satu aset alternatif diversifikasi yang diminati masyakarat untuk menjaga nilai kekayaan dari dampak inflasi. Melihat potensi tersebut, UUS OCBC menghadirkan Tabungan Emas di aplikasi OCBC Mobile yang memudahkan nasabah mengakses investasi emas sebagai bagian dari instrumen investasi sesuai prinsip syariah.
Kepala Unit Usaha Syariah OCBC, Mahendra Koesumawardhana, menyampaikan, "Kebutuhan masyarakat terhadap solusi pengelolaan kekayaan berbasis syariah kini tidak hanya soal bagaimana menumbuhkan aset, tapi bagaimana perbankan juga dapat menghadirkan nilai tambah dan memfasilitasi nasabah untuk dapat berkontribusi sosial secara berkelanjutan."