"Pedokumentasian, pengarsipan dan pengumpulan buku-buku bersejarah memerlukan kota penyimpanan khusus untuk pelestarian. Karena kotak tersebut tidak tersedia, kami bekerja dengan sumber daya yang sangat terbatas, menyimpan buku-buku itu di dalam kotak kardus atau kayu yang sebenarnya tidak dirancang untuk tujuan tersebut," kata Pemandu Warisan Budaya, Muhammad Abu Lahya.

Kementerian Wakaf Agama Palestina menyatakan hampir seluruh dari 1.275 masjid di Gaza telah menjadi sasaran sejak perang dimulai, termasuk lebih dari 1.000 masjid yang hancur total. Meski kehancuran terjadi secara ulas, warga Palestina tetap bertekad melestarikan warisan budaya mereka, dengan harapan apa yang berhasil diselamatkan dari reruntuhan kelak bisa dibangun kembali menjadi bangunan yang sebelumnya hilang.