"Sudah 193 orang yang dipulangkan. Masih ada 3 orang yang dirawat inap tapi saya sudah minta pak direktur untuk terus memantau kondisinya," ujarnya.

Diketahui, ratusan korban mengeluh mengalami gangguan pencernaan hingga dilarikan ke rumah sakit (RS) secara bertahap pada Kamis (3/9). Siswa dan guru yang diduga mengalami keracunan berasal dari SMPN 1 Makale dan SMPN 2 Makale.

Sekda Tana Toraja, Rudhy Andi Lolo yang juga Ketua Satgas MBG Tator menegaskan, dugaan keracunan yang dialami ratusan siswa dan guru masih diselidiki. Dia enggan berspekulasi soal MBG diduga menjadi pemicu.