NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba-tiba menginstruksikan pemerintah federal AS untuk mengganti istilah 'kecerdasan buatan' atau artificial intelligence (AI) dengan 'kecerdasan super' atau super intelligence (SI). Urusan nama seperti ini pun turut menjadi perhatian Trump.
Dalam laporan Anadolu Agency, Rabu (30/9/2026), Trump mewajibkan departemen dan badan federal AS untuk menggunakan istilah "kecerdasan super" dan "SI" dalam korespondensi resmi, komunikasi publik, dokumen kebijakan, dan materi materi non-undang-undang lainnya.
Badan-badan tersebut juga diperintahkan untuk berhenti menggunakan istilah "kecerdasan buatan" dan "AI" dalam materi-materi tersebut.