Mereka juga menyampaikan sampai akhirnya penyelenggara mengirimkan tiket keberangkatan. Tapi dramanya gak cuma sampai di situ, mereka mengaku belum mendapatkan bukti penginapan dua malam, tiket kepulangan dan bagasi ekstra.
"Penyelenggara dengan segala dalihnya mengatakan sedang memproses segara, namun tak kunjung datang hasilnya. Kami melakukan pengecekan di web airlines bahwa harga pre paid bagasi sekitar Rp 44 juta," imbuhnya.
Dalam unggahannya, disebutkan penyelenggara menawarkan melakukan pembayaran Rp 26 juta terlebih dahulu agar mereka bisa berangkat. Mengenai sisanya akan dilunasi setelah sampai bandara. Mereka mengatakan ternyata pihak penyelenggara belum mentransfer sejumlah uang dijanjikan.
"Kami berpacu dengan waktu, bagasi harus masuk paling lambat pukul empat pagi. Usaha kami menghubungi sia-sia. Kami tetap menuju ke counter untuk mempersiapkan proses, namun karena harga pembelian bagasi di bandara memiliki harga yang lebih mahal naik jadi Rp 64 juta," paparnya.