"Bagaimana mungkin kami percaya penyelenggara akan membayar angka yang sangat besar setelah kamu dibohongi? Karena itu, kami memutuskan untuk tidak pergi ke Batam," jelasnya.

Mereka mengaku memiliki bukti jika hal ini dianggap menjadi kelalaian bagi penyelenggara. Mereka juga mengatakan jika memang penyelenggara bersedia memperpanjang masalah ini, mereka akan membawanya ke jalur hukum.

"Kami berniat baik hati tidak memperpanjang masalah ini, malah mendapatkan ujaran kebencian dan teror. Kami tidak berniat menikmati sisa pembayaran penyelenggara, maka dari itu, kami akan menyumbangkan 100 persen dana tersebut kepada orang yang membutuhkan di Batam, buktinya akan kami sertakan setelah selesai," tuturnya.