Wartawan Al Jazeera, Yousef Mawry, yang melaporkan dari Yaman pada hari Sabtu (10/10), mengatakan bahwa pihak Houthi belum mengklaim tanggung jawab atas serangan terbaru itu.
Namun, kelompok yang didukung Iran tersebut telah memperingatkan perusahaan penerbangan untuk menghindari wilayah udara Arab Saudi, dengan menyatakan bahwa pesawat apa pun yang beroperasi di sana-kecuali di atas kota suci Mekkah dan Madinah-akan menjadi sasaran.
Mawry mengatakan Houthi sedang bersiap menghadapi perang di berbagai front, termasuk melawan keterlibatan pihak internasional, seperti Pakistan.
"Kelompok Houthi menyatakan bahwa jika Pakistan terlibat dalam aktivitas militer apa pun yang menentang mereka demi kepentingan Arab Saudi, maka Pakistan akan diperlakukan sama seperti cara mereka menghadapi pihak Saudi saat ini," ujar Mawry.
Terdapat rencana untuk meluncurkan rudal balistik ke arah Pakistan dan menyerang kapal-kapal berbendera Pakistan di Laut Merah dan Laut Arab, tambahnya.