Faktor yang memengaruhi usia menopause
Usia menopause tidak hanya ditentukan oleh pertambahan usia. Sejumlah faktor dapat memengaruhi kapan seorang perempuan memasuki fase tersebut.
Riwayat keluarga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Perempuan yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat menopause dini berpeluang mengalami kondisi serupa.
Selain itu, merokok dikaitkan dengan menopause yang terjadi lebih awal. Tindakan medis tertentu, seperti pengangkatan ovarium atau pengobatan kanker yang memengaruhi fungsi ovarium, juga dapat menyebabkan menopause terjadi lebih cepat.
Meski demikian, faktor-faktor tersebut tidak dapat digunakan untuk memastikan usia menopause seseorang. Setiap perempuan memiliki kondisi biologis dan riwayat kesehatan yang berbeda.
Cara menjaga kesehatan selama masa menopause
Perubahan hormon selama menopause dapat memengaruhi kualitas hidup. Oleh karena itu, menjaga kesehatan tetap penting selama masa transisi maupun setelah menstruasi berhenti.
Pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, tidur yang cukup dan menghindari kebiasaan merokok dapat membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan. Perempuan juga perlu memperhatikan kesehatan tulang dan jantung karena perubahan hormon setelah menopause berkaitan dengan perubahan risiko kesehatan tertentu.
Jika gejala menopause mengganggu aktivitas, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan pilihan penanganan. WHO menyebutkan bahwa intervensi hormonal maupun nonhormonal dapat digunakan untuk membantu meredakan gejala menopause sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing perempuan.
Menopause merupakan tahapan alami yang umumnya dialami pada usia 45 hingga 55 tahun. Namun, perubahan menstruasi yang terjadi terlalu dini atau disertai gejala yang mengganggu perlu diperiksa agar penyebabnya diketahui dan penanganannya tepat.