NADIKABAR.COM — Seorang ustaz bernama Usri warga Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten menjadi korban pembacokan saat sekelompok pelajar terlibat tawuran. Ia mengaku dibacok di bagian punggung dan dipukul di bagian kepala.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Kampung Sompok, Desa Kramatjaya, Kecamatan Cimanggu pada Senin (19/10) sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa bermula saat dua kelompok pelajar terlibat tawuran di lokasi.

"Awalnya ada yang tawuran, pas mau lewat dipukul kepala saya sama bambu, turun saya refleks melawan dan ada yang membacok dari belakang," kata Usri, Selasa (20/10/2026).

Akibatnya helm yang digunakan Usri mengalami kerusakan dan baju yang dipakainya sobek akibat sayatan benda tajam. Dia bersyukur senjata tajam itu tidak melukai tubuhnya.

"Kaos kena bacok, tapi tidak tembus ke kulit," ungkap Usri.

Usri sudah melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Ia meminta jika pelaku berhasil diamankan agar dibina dan tidak dijerat hukum.

"Kalau ketemu orangnya dibina saja, jangan dihukum," ucapnya.

Kapolsek Cimanggu AKP Supardi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengaku sudah turun ke lokasi kejadian dan menyelidiki kasus.

"Polsek baru terima aduan, dan sedang dilakukan penyelidikan," kata AKP Supardi.