Bisnis
HALAMAN 1 DARI 3
Utang Paylater Masyarakat RI Tembus Rp 31,56 Triliun Pada Juli 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total utang masyarakat Indonesia melalui layanan beli sekarang bayar nanti (buy now pay later/BNPL) atau paylater per Juli 2026 mencapai Rp 31
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Senin, 7 September 2026 pukul 14:31 WIB
• ⏱ 1 menit baca
NADIKABAR.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total utang masyarakat Indonesia melalui layanan beli sekarang bayar nanti (buy now pay later/BNPL) atau paylater per Juli 2026 mencapai Rp 31,56 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan bahwa nilai tersebut setara dengan 0,35% dari total kredit perbankan.
"Per Juli 2026, baki debet kredit BNPL sebagaimana dilaporkan dalam SLIK sebesar Rp 31,56 triliun atau sebesar 0,35% dibandingkan total kredit perbankan," ujarnya dalam konferensi pers RDKB Agustus secara online, Senin (7/9/2026).
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.