NADIKABAR.COM — Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengatakan harga bensin di AS saat ini tinggi, namun harganya bisa lebih mahal tiga kali lipat jika Angkatan Laut AS tidak hadir di kawasan Selat Hormuz.

"Harga bensin terlalu tinggi. Harganya bisa tiga kali lipat lebih mahal jika bukan Angkatan Laut Amerika Serikat yang menjaga kelancaran aliran minyak dan gas keluar dari Selat Hormuz. Jika kita menyerah dan pergi begitu saja... harga energi akan melonjak drastis," kata Vance saat wawancara dengan CBS.

Ia menambahkan bahwa AS ingin mencapai dua tujuan untuk mengakhiri konflik dengan Iran.

Menurutnya, Washington menginginkan komitmen Iran agar Teheran tidak berupaya memulihkan kapasitas pengayaan uraniumnya.