NADIKABAR.COM — Veddriq Leonardo masih punya keinginan besar untuk tampil di Olimpiade Los Angeles 2028. Kegagalan meraih medali di Asian Games 2026 tak menyurutkan motivasi peraih emas Olimpiade Paris 2024 itu.

Veddriq tersingkir di babak semifinal nomor speed putra Asian Games 2026 setelah mencatatkan waktu 4,95 detik. Hasil tersebut membuatnya gagal memenuhi harapan untuk kembali meraih medali bagi Indonesia.

Capaian itu juga belum lebih baik dibandingkan penampilannya di Asian Games 2022 Hangzhou. Atlet kelahiran 11 Maret 1997 tersebut sebelumnya meraih medali perak nomor Men's Speed Relay dan medali perunggu nomor Men's Speed.

Meski demikian, kegagalan di Asian Games 2026 tidak membuat Veddriq kehilangan motivasi. Dia bahkan sudah mulai mengalihkan fokus ke persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028, dengan babak kualifikasi yang akan dimulai pada 2027.

"Ya, ini baru beres Asian Games dan ada fokus baru nih, ini mau persiapan buat Olimpiade di 2028, tapi kualifikasinya 2027. Jadi memang harus balik buat persiapan lagi," kata Veddriq dalam keterangannya kepada media.

Veddriq menyadari persaingan speed putra kini semakin ketat. Karena itu, dia menilai persiapan perlu dilakukan dengan sejumlah penyesuaian, baik dari sisi teknik maupun fisik.

"Yang pertama untuk kompetitor kita sekarang sudah merata catatan waktunya. Kalau dulu Indonesia memang diunggulkan, sekarang memang semua negara sudah hampir rata," dia mengungkapkan.

"Seperti China, itu sudah pasti unggulan. Jepang, lalu sekarang kita ada Kazakhstan, dan juga beberapa negara lain yang memang kadang bisa memberikan kejutan. Jadi memang kita harus lebih meningkatkan performa gitu."

"Latihannya memang mungkin ada sedikit penyesuaian kalau menurut saya pribadi gitu. Ya teknik dan fisik, itu yang masih bisa kita upgrade," tambahnya.

Veddriq pun tetap memiliki tekad untuk mengulang kesuksesan di Olimpiade. Meski sudah pernah meraih medali emas di Paris 2024, dia masih ingin menjaga motivasi untuk kembali tampil di pesta olahraga terbesar dunia tersebut.

"Yang pasti tetap menjaga keinginan dan motivasi diri ya. Kita lihat juga di Indonesia saja sudah ketat gitu persaingan. Kayak di China juga lebih ketat lagi, mereka lebih struggle lagi buat bisa mewakili negara gitu," ujarnya.

"Dan saya juga termotivasi lah, apalagi Olimpiade ini kan enggak lama lagi, masih ada jangka waktu lah untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kapasitas diri," ucap Veddriq.

Di sisi lain, Veddriq memilih untuk lebih dulu memulihkan kondisi fisiknya. Dia mengungkapkan masih ada cedera yang belum pulih sepenuhnya.

"Tapi saya realistis ya. Kalau catatan waktu dan latihan ya saya masih bisa mengikuti. Ya sekarang lebih fokus buat recovery dulu. Memang ada cedera yang masih belum sembuh seratus persen gitu."

Setelah kondisi fisiknya membaik, Veddriq akan mengarahkan fokus utamanya pada proses kualifikasi Olimpiade. Menurutnya, kelolosan menjadi target pertama sebelum memikirkan strategi untuk Los Angeles 2028.

"Jadi memang lebih me-maintain lah dan melihat situasi kondisi. Kalau untuk Olimpiade, berarti fokusnya kualifikasi aja dulu. Karena kalau sudah lolos kualifikasi nanti berikutnya tinggal bahas strateginya saja ya. Yang penting kita maintenance aga siapapun lah nanti (yang lolos)," ujarnya.

Veddriq menegaskan keinginannya untuk kembali tampil di Olimpiade masih terjaga. "Tapi saya tetep juga punya keinginan buat bisa qualified gitu di Olimpiade," tegas Veddriq.