Tak berhenti pada 2030, Vietnam menargetkan pariwisata berkontribusi 14-15% terhadap PDB secara langsung, masuk dalam 30 besar dunia dalam daya saing pariwisata, serta menarik hingga 70 juta wisatawan asing pada 2045.
Sebagai gambaran, Vietnam mencatat 13,9 juta kedatangan wisatawan internasional dalam tujuh bulan pertama 2026, naik 13,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk keseluruhan 2026, Vietnam menargetkan 25 juta wisatawan asing. Angka 50 juta pada 2030 memang masih jauh.
Bagaimana dengan Indonesia? Saat ini Kementerian Pariwisata mematok target per tahun. Kemenpar menyebut saat ini pariwisata difokuskan pada pertumbuhan berkelanjutan, dengan membidik 16 hingga 17,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) untuk tahun 2026, yang kemudian diproyeksikan terus meningkat hingga 17,6 sampai 19,1 juta wisman pada tahun 2027.
Sementara itu untuk pergerakan domestik, pemerintah menargetkan 1,08 miliar perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dan mematok peningkatan hingga 1,28 miliar perjalanan pada periode berikutnya. Fokus kuantitas ini diimbangi dengan kualitas kunjungan untuk mendongkrak devisa pariwisata hingga mencapai kisaran 25,5 sampai 28,6 miliar dolar AS serta memperluas penyerapan tenaga kerja di sektor pariwisata.