Syarif dianiaya di halaman rumahnya pada Selasa (8/9/2026). Akibat penganiayaan itu, Syarif harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo. Belum diketahui penyebab penganiayaan tersebut.

Adik kandung Syarif, Saprudin, membenarkan penganiayaan yang dilakukan dua prajurit TNI AD tersebut. Saprudin mengatakan Syarif mengalami bengkak dan lebam di wajah.

"Bengkak di muka, lebam, dan lain-lain," kata Saprudin. Ia mengatakan kini ada kuasa hukum yang mendampingi Syarif.