Menurut Sudarno, massa GMNI sebelumnya menggelar aksi sejak sore hari, namun belum sempat bertemu Rudy karena padatnya agenda. Massa kemudian berada di kawasan masjid yang menjadi titik kumpul sekaligus lokasi pembubaran aksi.

Pada saat bersamaan, Rudy hendak menuju masjid untuk menunaikan salat. Kemudian terjadi ajudan Rudy menyenggol demonstran, kontak fisik, dan adu mulut.

"Pada saat Pak Gubernur masuk, sebenarnya sudah dihadang sama teman-teman itu walaupun ada celetukan-celetukan kecil," kata Sudarno.