"Itu yang terjadi adrenalin, emosi semuanya bercampur di malam itu, sampai pada akhirnya ada orang yang datang dan bilang sama ku sambil nangis,' Bang tapi memang udah banyak kali korban', itu adalah orang yang kepalanya ku pegang yang narasinya aku mencekik orang, ku pegang kepalanya, bicara di depannya, 'Aku tahu bang, bahkan aku sampai hampir dibunuh pemerintah gara-gara ini', itu yang ku bilang," ungkapnya.
Oki mengaku tak tahu selama ini ancaman yang diklaim mampir ke dirinya kala bersuara itu datang dari mana. Namun, diakuinya, momen di stadion itu tak lepas dari pengaruh suasana yang tegang.
"Aku enggak tahu selama ini itu datangnya dari mana, makanya ketika ada momen kemarin malam itu, aku berbicara seperti itu sepertinya memang emosi ku aja enggak kekontrol," kata Oki.
"Jadi sekali lagi aku minta maaf. Mudah-mudahan ini bisa menjadi sedikit penjelasan apa yang sebenarnya terjadi. Dan, aku pastikan, aku selalu ada di barisan teman-teman yang selama ini bersuara," sambung pria yang sebelumnya berkarier sebagai pesepak bola sebelum terjun ke dunia komika dan seni peran.
Dalam unggahannya tersebut, Oki pun menjelaskan soal video viral yang memperlihatkan dirinya bersalaman dengan Menpora yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir di stadion. Menurutnya, itu hanya sebuah kesopanan saja.
"Salaman sama pak Erick itu bagian dari kesopanan saya terhadap pak erick, saya kenal, kalau federasi nyeleneh selama ini juga saya protes, kalau federasi baik saya dukung, jadi jauh sekali sudah narasinya kemana mana, sekali lagi mohon maaf," tulis Oki di keterangan unggahan video pada akun Instagramnya tersebut.