"Terkait informasi yang beredar di media sosial dan diduga melibatkan salah satu prajurit TNI AD, dapat kami sampaikan bahwa satuan telah bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut," ujar Kolonel Dodo Sahata dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).
Pelaku bernama Pelda Syahrir, anggota Itdam XXII Tambung Bungai. Saat ini pelaku tengah dalam proses interogasi guna penyelidikan mendalami permasalahan.
"Saat ini, prajurit yang bersangkutan, Pelda Syahrir, anggota Itdam XXII/Tambun Bungai, sedang menjalani interogasi dalam rangka penyelidikan untuk mendalami permasalahan yang terjadi. Dan menentukan langkah selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.