"Kalau orangnya baik kan menampilkan petanya, jadi dia kan sepertinya gambar sendiri, seperti itu. Mestinya ada peta publikasi dari Kementerian ESDM tadi. Gambarnya seperti ini, sehingga orang bisa melihat," kata Amien kepada NadiKabar, Selasa (8/9/2026).

"Berarti kan dia enggak fair, enggak menampilkan data aslinya. Jadi, ya enggak fair tadi. Jadi, "Ini bener apa enggak?" kita mencari di ESDM, di Badan Geologi juga enggak nemu," sambung Amien.

Menurut Amien, jalur sesar aktif yang terdata sejauh ini hanya Sesar Surabaya dan Sesar Waru. Belum ada peta resmi yang menunjukkan keberadaan sesar aktif baru yang mengarah ke Madura.

"Tapi kan enggak ada yang mengarah ke Madura gitu kan enggak ada. Biasanya itu Sesar Surabaya sama Sesar Waru itu," ujarnya.