Rusdan menambahkan, tiga pelajar yang diduga menjadi pemicu awal keributan telah dibawa ke Polsek Karang Dapo untuk dimintai keterangan.

"Ada tiga pelajar yang dibawa ke Polsek sehingga akhirnya mereka datang semua, termasuk orang tua dan gurunya," jelasnya.

"Ada perangkat desa juga sehingga kami sarankan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Jadi nanti yang merasa terluka nanti malam mendatangi pelaku untuk saling mengobati," sambungnya.

Selain memanggil orang tua dan pihak sekolah, kepolisian meminta seluruh pelajar yang terlibat membuat surat pernyataan. Mereka juga diberikan peringatan keras agar tidak kembali melakukan aksi serupa.

"Setelah dibawa tadi disuruh buat surat pernyataan, anak kelas satu dan tiga. Kalau mereka berkelahi lagi tanpa alasan akan dikeluarkan dari sekolah. Hari Senin nanti akan kami datangi kepala sekolahnya untuk mengecek para pelajar tersebut," ujarnya.