Menanggapi hal itu, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan dugaan pelecehan terjadi pada Kamis (24/9). Transjakarta mengecam segala bentuk pelecehan seksual maupun tindakan pelanggaran hukum.
"PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengonfirmasi adanya dugaan insiden pelecehan seksual yang terjadi di dalam armada Mikrotrans Jak 31 (KWK 268) rute Blok M-Andara pada Kamis (24/9), sebagaimana video yang beredar di masyarakat," kata Ayu dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9).
Transjakarta memberikan dukungan kepada korban, termasuk dalam hal pendampingan dan pemulihan. "Kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sesama pelanggan di lokasi yang menunjukkan kepedulian dan saling jaga saat peristiwa terjadi," ujarnya.
Ayu mengatakan sopir Mikrotrans menerima laporan kejadian tersebut sesaat setelah terduga pelaku turun dari Jaklingko. Saat ini, Transjakarta tengah melakukan penelusuran identitas terduga pelaku. Transjakarta siap berkoordinasi dengan kepolisian untuk proses hukum.