Muslih juga sempat menawarkan untuk memijatnya.

"Dia bilang kecapekan, kakinya pegal. Saya bilang, 'Panas sekali. Pijat ora?' Dia bilang besok mau pijat," tutur Muslih.

Almarhum juga sempat membeli minuman dan hanya makan sedikit. Setelah itu, Ahmad Faiz beristirahat di teras pos warga hingga sekitar pukul 02.30-03.00 WIB.

Ia sempat dibangunkan dan kemudian berpindah untuk tidur di rumah.

Sekitar pukul 04.00 WIB, Ahmad Faiz sempat terbangun. Kepada kerabatnya, ia mengeluhkan kondisi tubuhnya.

"Aku enggak enak," ujar Muslih menirukan ucapan almarhum.

Setelah itu, Ahmad Faiz kembali tidur. Tidak lama kemudian, sekitar pukul 05.00 WIB, keluarga mengetahui kondisinya sudah tidak seperti sebelumnya.

Muslih menegaskan, selama mengikuti karnaval, Ahmad Faiz tidak sempat pingsan.

"Enggak. Hanya capek saja, agak lemas," katanya.