Muslih meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang tidak sesuai mengenai kematian Ahmad Faiz. Ia menegaskan, berdasarkan yang diketahui keluarga, almarhum tidak memiliki riwayat penyakit tertentu dan sebelum kegiatan dalam kondisi sehat.

"Kalau ada yang bicara tidak pas, itu sudah tidak pas. Memang kecapekan. Bayangkan dua hari tidur paling satu atau dua jam untuk menyiapkan (karnaval)," ujarnya.

Selain kurang tidur, pola makan Ahmad Faiz juga disebut tidak maksimal. Pada Kamis siang sebelum karnaval, almarhum hanya makan sedikit.

"Dari siang itu makan cuma sedikit. Memang dipaksa sendiri karena semangat," kata Muslih.

Ahmad Faiz diketahui sehari-hari bekerja di bidang konveksi. Ia juga dikenal aktif dalam kegiatan di musala.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga anak yang masih kecil. Keluarga berharap masyarakat tidak membuat spekulasi terkait penyebab kematian, termasuk mengaitkannya dengan hal-hal di luar fakta yang diketahui keluarga.

"Tidak ada riwayat apa-apa. Saat itu juga tidak enak badan tidak ada. Murni capek," ujar Muslih.

Keluarga juga menyinggung maraknya informasi dan foto yang beredar di media sosial terkait almarhum. Mereka meminta masyarakat lebih berhati-hati sebelum membagikan informasi karena kabar yang tidak benar dapat merugikan keluarga dan pihak lain.