"Tempat patahannya yaitu dari Bangkalan, Surabaya sampai ke Kabupaten Sidoarjo," ujarnya.
Teguh menjelaskan arah sesar tersebut dari barat daya ke timur laut. Ia kemudian menunjukkan sejumlah wilayah di Surabaya yang disebut berada di lintasan sesar aktif tersebut.
Di Surabaya, lintasan itu disebut mulai dari kawasan Kenjeran, kemudian menuju Jalan Karangasem dan melintasi Jalan Pacar Kembang.
"Lanjut lagi kita susuri ternyata di bawah Universitas Airlangga ya. Ini membelah dari Jalan Dharmawangsa ya, Jalan Nias. Lanjut lagi kita susuri lagi ini ke Rumah Sakit Umum Siloam Surabaya. Lanjut ke wilayah Jalan WR Supratman. Lanjut lagi sampai ke wilayah Jalan Kembang Kuning Makam," jelasnya.