NADIKABAR.COM — Viral video perpeloncoan mahasiswa di Universitas Hasanuddin (Unhas). Mahasiswa disuruh push up bahkan terdengar suara tamparan sambil dibentak-bentak.

Setelah video tersebut viral, pihak Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas) menelusuri ke lapang terkait video tersebut. Diketahui video itu terkait pengaderan mahasiswa Fakultas MIPA Unhas.

"Universitas Hasanuddin menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman, kondusif, dan bebas dari kekerasan maupun bullying. Kegiatan pengaderan KM FMIPA untuk sementara dibekukan, disertai evaluasi menyeluruh dan penyusunan format pengaderan baru yang bebas kekerasan," demikian ditegaskan Unhas dalam unggahannya di Instagram Kemahasiswaan Unhas @kemahasiswaanunhas pada Selasa (8/9/2026).

Berikut pernyataan lengkap Unhas yang diteken Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof drg Muhammad Ruslin, MKes, PhD, SpB M Mf, Subsp Ortognat D:

Menindaklanjuti dinamika yang berkembang dalam 2 hari terakhir terkait kegiatan pangaderan mahasiswa di fakultas MIPA, dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: