1. Pihak Pimpinan Universitas bersama Pimpinan Fakultas langsung melakukan koordinasi, dan pengecekan lapangan segera setelah menerima informasi adanya praktik perpeloncoan pada acara pengaderan mahasiswa baru MIPA yaitu pada minggu, 6 September 2026 malam, dan dilanjutkan dengan rapat evaluasi terkait pelaksanaan pengaderan yang melibatkan pimpinan fakultas MIPA dan para ketua program studi, serta pengurus organisasi kemahasiswaan dan panitia pada tanggal 7 September 2026
2. Hasil rapat/klarifikasi menunjukkan bahwa informasi/video yang beredar sebagian merupakan peristiwa pada saat pengaderan 2026 dan sebagian merupakan potongan video lama pada periode September 2025 sampai dengan Maret 2026
3. Terhadap fenomena tindak kekerasan yang terjadi pada kegiatan pengaderan tersebut, Pimpinan Universitas dan Pimpinan Fakultas menyatakan komitmennya untuk melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan kejadian serupa tidak berulang dan akan memberikan sanksi yang tegas terhadap pelaku pelanggaran melalui instrumen/kanal yang dimiliki Universitas Hasanuddin baik oleh Majelis Kode Etik Mahasiswa maupun Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan
4. Membekukan sementara kegiatan pengaderan KM FMIPA, dan meminta kepada organisasi yang bersangkutan untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan menyiapkan format baru pengaderan yang bebas kekerasan/bullying dan dibahas bersama pihak fakultas
5. Universitas Hasanuddin secara tegas menjamin akan terus berupaya maksimal menyediakan ruang belajar yang kondusif bagi tumbuh kembangnya kader-kader unggulan calon pemimpin bangsa, baik melalui kegiatan akademik, maupun kegiatan keorganisasian, kepemimpinan, kompetisi, dan kegiatan lainnya, namun TIDAK MEMBERI TOLERANSI TERHADAP PRAKTIK-PRAKTIK PERPELONCOAN DAN TINDAKAN BULLYING BERDASARKAN RELASI KUASA DI tim redaksi SESAMA MAHASISWA BAIK DALAM RELASI SENIOR-JUNIOR, ASISTEN-PRAKTIKAN, DAN LAINNYA