Berdasarkan data Kementerian Kesejahteraan Jepang, tingkat kesuburan total di negara tersebut merosot ke angka 1,14. Ini menjadi rekor terendah sejak catatan resmi mulai dihimpun pada 1947 silam.
Jepang kini menjadi salah satu negara dengan proporsi populasi tertua di dunia yang menghadapi tekanan demografi sangat berat. Menyusutnya jumlah angkatan kerja muda, serta membengkaknya anggaran jaminan sosial untuk lansia kian memperberat keuangan negara.
Sosok Hashimoto sendiri memang bukan orang baru dalam isu krisis demografi di Jepang. Mantan politisi dari Partai Harapan (Party of Hope) pada Pemilu 2017 ini memang dikenal vokal menggunakan platform media sosialnya untuk mengedukasi masyarakat.
Ia kerap mengungkapkan pendapatnya mengenai ancaman krisis populasi, sekaligus gencar mengajak para perempuan Jepang untuk tidak ragu memiliki lebih banyak anak demi masa depan negara.