"Pada saat kejadian, karnaval itu dalam posisi break (istirahat) magrib. Korban dan suami ke musala untuk salat, tapi setelah itu korban meninggal. Sempat dibawa ke rumah sakit, tapi dinyatakan sudah meninggal," terangnya.

Ardhy mengatakan, kematian korban dipastikan tidak berkaitan dengan sound horeg. Namun, pihaknya menegaskan pelaksanaan karnaval dengan sound horeg mendapatkan pengawasan dan pengawalan ketat dari kepolisian.