Kedua tim memperoleh poin dari kesalahan lawan dalam jumlah relatif berimbang, yakni 31 poin untuk Kazakhstan dan 32 poin untuk Indonesia. Namun, Kazakhstan unggul dalam perolehan total poin dengan 98 poin, sedangkan Indonesia mengumpulkan 86 poin.

Pada aspek efektif dalam serangan. Kazakhstan membukukan 53 spike sukses dari 96 percobaan dengan efektivitas 56 persen. Sementara itu, Indonesia mencatat 47 spike sukses dari 95 percobaan atau efektivitas 50 persen.

Keunggulan Kazakhstan turut terlihat dalam servis. Tim tersebut menghasilkan empat poin langsung dari servis, sedangkan Indonesia hanya mencatat satu poin.

Meski kalah, Indonesia unggul dalam beberapa aspek permainan. Tim Merah Putih mencatat 76 reception, lebih banyak dibandingkan Kazakhstan yang membukukan 70 reception.