NADIKABAR.COM β Wakil Bupati (Wabup) Banyumas Dwi Asih Lintarti mengajak semua pihak memperkuat kolaborasi untuk mencegah kekerasan terhadap anak dan menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda melalui penguatan peran keluarga dan masyarakat.
βMencegah itu jauh lebih mudah daripada mengobati ketika persoalannya sudah telanjur besar dan sulit ditangani,β katanya saat membuka Rapat Kerja dan Outbound Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Barlingmascakeb 2026 di Pendopo Sipanji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu.
Da mengaku prihatin terhadap maraknya kasus perundungan (bullying), kekerasan terhadap anak, pernikahan dini, hingga anak-anak yang terjerat pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol).
Menurut dia, langkah pencegahan perlu diperkuat agar berbagai persoalan tersebut tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar dan sulit ditangani.
Kegiatan tersebut mempertemukan pengurus LPAI dari lima kabupaten, yakni Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen (Barlingmascakeb).
Sebanyak 70 peserta mengikuti rapat kerja yang dilanjutkan dengan kegiatan di Gedung Diklat Baturaden.