Sementara itu Korwil SPPG Blora Artika Diannita, mengonfirmasi bahwa SPPG Blora Tunjungan Sukorejo 2 sebelumnya sudah mendapat peringatan dua kali. Peringatan pertama karena permasalahan seringnya mendapat komplain dari penerima manfaat lantaran menu yang minimalis. Peringatan kedua yaitu terkait Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL).
"Dulu itu awal-awal karena sering dapat komplain, ya karena menunya itu minimalis. Terus karena IPAL," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 136 siswa SMAN 1 Tunjungan Blora diduga keracunan menu makan bergizi gratis (MBG). Selain siswa, keracunan juga dialami oleh seorang guru.
"Dugaannya tadi didata oleh Dinas Kesehatan, siswa ada 133, guru 1, kemudian anak yang tidak hadir karena diare kita juga menduga karena keracunan, 3 orang. Sehingga jumlah total 137," ungkap Kepala SMAN 1 Tunjungan, Yuni Ni'wati saat diwawancarai wartawan di lokasi, Selasa (8/9/2026).
Ia mengatakan bahwa ratusan siswa serta guru itu diduga mengalami keracunan usai menyantap menu MBG kemarin. Namun para siswa baru melaporkan ke pihak sekolah hari ini.