"Kami di Kabupaten Gowa bergembira dan merasa tersanjung kegiatan ini dilaksanakan di Gowa. Kami berharap program seperti ini ke depan bisa dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota, bahkan sampai di kecamatan," kata Darmawangsyah.
Sementara itu, Kepala Pusat Bela Negara Badiklat Kemhan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, menyebut bela negara sebagai panggilan jiwa seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan nonmiliter, seperti disinformasi dan ruang siber.
"Bela negara bukan tanggung jawab Kementerian Pertahanan, TNI atau Polri. Ini merupakan tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah kabupaten dan seluruh masyarakat," kata Parluhutan.