NADIKABAR.COM — C. W. Wormser, pencinta alam berkebangsaan Belanda, merekam rute dari Kuningan menuju Ciamis, Jawa Barat, sebagai kawasan elok. Jalannya berliku dengan lanskap sawah bertingkat dan punggung perbukitan yang memanjakan mata.
Pengalaman itu ia tuangkan dalam tulisan bertajuk Feuilleton Door Java V di De Preanger-bode pada 10 September 1922. Rute tersebut melewati kawasan Darma, sebuah cekungan agraris seluas 425 hektare yang dibelah aliran Sungai Cisanggarung.
Di kawasan tersebut, pemukiman warga dan hamparan sawah membentang sebelum akhirnya lanskap itu dialihfungsikan oleh pihak kolonial sebagai waduk untuk mengamankan pasokan air irigasi tebu.
Proyek senilai 1,5 juta gulden itu dirancang dengan bendungan tanah setinggi 22 meter dan kapasitas tampung 40 juta meter kubik air. Waduk Darma akhirnya beroperasi pada 1962 untuk menopang irigasi pertanian di Kuningan dan Cirebon.