Namun, Erwan menyadari keputusan untuk mengikuti aksi merupakan hak pribadi setiap warga. Karena itu, jika tetap memilih berangkat, ia meminta masyarakat menyampaikan aspirasi secara tertib.
"Kalaupun berangkat, ya itu hak pribadi mereka untuk menyampaikan aspirasi, tapi ya kalaupun berangkat, berangkatlah dengan tenang, dengan sejuk, jangan sampai membuat pergaduhan, jangan sampai merusak nama baik Jawa Barat," katanya.
Imbauan Erwan sejalan dengan sikap organisasi buruh di Jawa Barat. Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat memastikan tidak akan mengirimkan massa untuk mengikuti aksi di Jakarta.
Ketua DPD KSPSI Jawa Barat Roy Jinto mengatakan tidak adanya instruksi untuk mengikuti aksi menjadi salah satu alasan pihaknya tidak mengerahkan anggota.
"Tidak ada yang ikut, kalau atas nama pribadi mungkin ada ya, tapi kalau atas nama organisasinya tidak ada," ujar Roy.