Emil mencontohkan persoalan kebakaran hutan dan lahan yang perlu dilihat berdasarkan kondisi ilmiah di lapangan sebelum menentukan langkah penanganan.
Ia mengatakan pemerintah perlu menerjemahkan temuan dan analisis ilmiah menjadi kebijakan yang realistis, termasuk dengan mengoptimalkan sumber daya yang telah tersedia.
"Ini yang ingin kita dorong ke depan, bagaimana menelusuri secara saintifik, kemudian menerjemahkannya menjadi sebuah kebijakan publik," katanya.
Menurut Emil, pendekatan berbasis ilmu tersebut penting agar penyelesaian persoalan tidak hanya didasarkan pada asumsi atau respons yang muncul di ruang publik.
Ia juga menilai penerapan teknologi untuk menyelesaikan persoalan publik membutuhkan proses pengujian dan pengembangan sehingga hasilnya dapat sesuai dengan kondisi di lapangan.